Kompak Bergerak! Sinergi BBRMP Sulbar Jadi Kunci Sukses Program Pertanian
MAMUJU-Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat melaksanakan koordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Mamuju dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan program penyuluhan pertanian di daerah.
Kegiatan koordinasi ini disambut langsung oleh Kepala Dinas TPHP Kabupaten Mamuju (Sofyan) bersama jajaran, di antaranya Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kepala Bidang Peternakan, serta Kepala Bidang Perencanaan, yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung penguatan sektor pertanian. Koordinasi dilaksanakan oleh Pj (Marwayanti Nas) Swasembada Kabupaten Mamuju didampingi oleh Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan Modernisasi Pertanian (Sarpina)
Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi yang akan melibatkan seluruh penyuluh pertanian di Kabupaten Mamuju. Rapat koordinasi tersebut direncanakan sebagai forum konsolidasi untuk menyamakan persepsi, memperkuat peran penyuluh, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan pertanian di lapangan, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta membangun komunikasi aktif antara pemerintah daerah dan penyuluh dalam mengawal pelaksanaan kegiatan pertanian.
Selain itu, koordinasi juga membahas agenda strategis Kementerian Pertanian, di antaranya percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR), serta penyaluran bantuan pemerintah yang saat ini sedang proses usulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Dalam koordinasi tersebut juga dibahas secara teknis terkait juknis usulan CPCL yang langsung dijelaskan oleh Ketua Kelompok Substansi (Kapoksi) Pendampingan Modernisasi Pertanian, Sarpina sehingga memberikan pemahaman yang lebih jelas dan terarah bagi pelaksana di lapangan.
Dalam hal ini, BBRMP Sulawesi Barat berperan sebagai verifikator akhir data CPCL, sementara penyuluh pertanian berperan melakukan verifikasi lapangan guna memastikan data yang diusulkan valid, tepat sasaran, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
BBRMP Sulawesi Barat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan kapasitas penyuluh serta penyelarasan program kerja yang akan dilaksanakan.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan materi dan strategi pelaksanaan rapat koordinasi agar dapat berjalan optimal dan menghasilkan rumusan kerja yang konkret serta aplikatif bagi seluruh penyuluh.
BBRMP Sulawesi Barat berharap melalui koordinasi ini, pelaksanaan rapat koordinasi penyuluh di Kabupaten Mamuju dapat berjalan lancar dan mampu memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian.(MN)